Video Games: Platforms, programmes and players(Ge'rard Kraus)
Pengertian Bahasa
Pemrograman dan Pengguna Game
Bahasa pemrograman(bahasa komputer) adalah suatu himpunan dari aturan
sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer yang
memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang
akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan
jenis langkah apa yang akan diambil dalam berbagai situasi secara persis. Game
berasal dari kata bahasa inggris yang berarti dasar permainan. Permainan adalah
kegiatan yang kompleks yang didalamnya terdapat peraturan, play dan budaya yang
dilakukan menggunakan sebuah sistem dimana pemain terlibat dalam konflik
buatan, disini pemain berinteraksi dengan sistem dan konflik dalam permainan
merupakan rekayasa atau buatan, dalam permainan terdapat peraturan yang bertujuan
untuk membatasi perilaku pemain dan menentukan permainan. Game bertujuan untuk
menghibur, perkembangan otak, untuk meningkatkan konsentrasi dan melatih untuk
memecahkan masalah dengan tepat dan cepat karena dalam game terdapat berbagai
konflik atau masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya dengan cepat dan
tepat. Tetapi game juga bisa merugikan karena apabila kita sudah kecanduan game
kita akan lupa waktu dan akan mengganggu kegiatan atau aktifitas yang sedang
kita lakukan.
Hubungan Bahasa Pemrograman
Dengan Game
Game merupakan aplikasi yang ditulis dengan script atau bahasa
pemrograman, di balik sebuah game terdapat jutaan kode program yang
membentuknya. Dalam pembuatan game memerlukan DirectX, yaitu sebuah kumpulan
API (Application Programming Interface) yang menangani tugas-tugas yang
berhubungan dengan multimedia, khususnya pemrograman game dan video. Kita bisa
menggunakan SDK (Software Development Kit) dari DirectX itu sendiri untuk
menciptakan game dengan memanfaatkan fungsi-fungsi DirectX yang telah
disediakan. Dalam perkembangan game itu sendiri sudah hampir semua game memakai
teknologi mutakhir, seperti Game Maker, RPG maker, AGS ( Adventure Game
Studio), Macromedia Flash (Sekarang Adobe Flash).
Sasaran Pegguna Game
Sasaran pengguna game biasanya di tunjukan bagi anak-anak 3-19
tahun. Dan menyadari bahwa konsumen terbaik adalah konsumen yang aktif. Dalam
menentukan sasaran game biasanya memperhatikan hal-hal berikut:
1) Adanya Gambaran Besar
Pengembang Game mengetahui bahwa pengguna utama produknya adalah para
konsumen yang aktif.
2) Miliki tujuan untuk Memenuhi
Kebutuhan
Fun,
keinginan untuk mengontrol, kebutuhan sosial, tantangan (fisik, mental), dsb.
Tantangan menjadi jawaban dalam langkah ini, karena produk tersebut memiliki
tujuan untuk memudahkan penggunanya dalam menyelesaikan tantangan-tantangan
tertentu,
3) Tentukan langkah-langkah untuk
mencapai tujuan
Setelah mengetahui kebutuhan-kebutuhan “bawah sadar” sang pengguna games
yang dapat disandingkan dengan tujuan merek, identifikasilah perilaku yang
ingin diperoleh (awareness, ketertarikan, pilihan, pembelian) dan kemudian
sinergikan dengan kebutuhan-kebutuhan pengguna games. Identifikasi perilaku
yang ingin diperoleh adalah adanya pembelian produk oleh Konsumen. Jadi,
rencanakan agar strategi dan taktik serta desain games untuk menentukan
langkah-langkah mencapai tujuan merek.
4) Penghargaan
Games
harus memiliki arti dan manfaat di hati penggunanya agar menarik. Games
hanyalah alat untuk mencapai tujuan akhir. Skor, level, peringkat dan
sejenisnya adalah kunci yang dapat dikustomisasi sesuai dengan konten produk.
5) Make it fun!
Hal
apa pun memungkinkan untuk diraih, sepanjang games tersebut fun untuk dimainkan
dan merek terintegrasikan dengan halus di dalamnya.
Teknik Pembuatan Game
Dalam membuat sebuah game, pertama-tama kita harus mengetahui
tahapan-tahapan yang biasanya diperlukan oleh seorang game creator. Tahap-tahap
dalam pembuatan game adalah sebagai berikut:
· Tentukan Genre
Game
Tentukan jenis dan ide seperti apa game yang akan kita buat, bagaimana
cara memainkannya dan sasaran game.
· Tentukan tool
yang ingin digunakan
Dengan
apakah Anda ingin membuat game tersebut, biasanya game dibuat dengan bahasa
pemograman, ada software yang menggunakan bahasa pemograman dalam pembuatan
game atau sama sekali tidak membutuhkan pemograman dalam pembuatannya, sehingga
Anda hanya perlu menggunakan mouse untuk mengatur jalannya game, karakter
jagoan, musuh dan beberapa komponen game lainnya, software untuk membuat game
sangat membantu Anda dalam membuat sebuah game.
· Tentukan gameplay
game
Gameplay
adalah sistem jalannya game tersebut, mulai dari menu, area permainan, save,
load, game over, story line, misiion sukses, mission failed, cara bermain dan
sistem lainnya harus ditentukan. Semua sistem yang digunakan dalam game disebut
dengan gameplay.
· Tentukan grafis
yang ingin digunakan
Grafis
dibagi menjadi tiga jenis yaitu jenis kartun, semi realis, atau realis. Pilih
jenis grafis yang sesuai kebutuhan game dan sesuai dengan kemampuan, pilih
software apa yang ingin digunakan dalam pembuatan gambarnya, pilih yang paling
mudah.
· Tentukan suara
yang ingin digunakan
Gunakan
suara/audio yang cocok dengan bagian-bagiannya. Kemudian pilih software yang
ingin digunakan untuk membuat atau mengedit suara yang akan digunakan dalam
game.
· Lakukan
perencanaan waktu
Rencanakan
waktu pembuatan game, dengan begitu bisa membuat game sesuai dengan urutan waktu.
Perencanaan waktu pembuatan game ini sangat baik untuk dilakukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar